oleh

DPRD KOTA PRABUMULIH GELAR RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA HUT KE-18 KOTA PRABUMULIH

 

PRABUMULIH – Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan lahir hasil pemekaran Kabupaten Muara Enim pada 17 Oktober 2001 lalu. Artinya hari ini merayakan hari jadi ke-18 tahun, tentu saja kota yang di kenal dengan kota Nenas ini sudah kian dewasa dengan deretan capaian pembangunan hingga pelosok desa.
Dari masa kepemimpinan Rachman Djalili hingga Ridho- Fikri terlihat pembangunan infrastrutur menyentuh hingga kepelosok desa. Meskipun pembangunan belum bisa memuaskan semua pihak.

Di samping pembangunan infrastruktur yang menjadi idola Walikota Ridho Yahya dan Wakilnya Andriansyah Fikri, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga digenjot melalui progaram pro rakyat seperti Pembangunan rumah baru bagi masyarakat kurang mampu yang biayai zakat pegawai Pemerintah Kota Prabumulih, Bantuan modal usaha dan program percontohan gas rumah tangga yang langsung mengalir langsung ke hampir seluruh rumah masyarakat Prabumulih.

Selaras dengan motto perayaan tahun ini, ”
Dengan semangat Hari Jadi Ke-18 Kota Prabumulih Kita Tingkat Keunggulan SDM Menuju Prabumulih Prima dan Berkualitas”.
” Kedepan masih Dengan semangat Hari Jadi Ke-18 Kota Prabumulih Kita Tingkat Keunggulan SDM Menuju Prabumulih Prima dan Berkualitas utang program pembangunan sekolah Akamigas di Tanjung Taman , Fly Over Patih Galung dan Pelebaran Jalan Sudirman dari Tugu Air Mancur hingga Perbatasan Pangkul,” terang Ridho pada sambutannya di paripurna Hut Prabumulih, Kamis (17/10/19).

Memang sejauh ini ketimpangan pembangunan masih terasa yang hanya konsentrasi di wilayah Prabumulih Timur dan Cambai. Namun Ridho-Fikri terus mendorong pembangunan ke wilayah Prabumulih Barat, Sukajadi, Sungai Medang dan Kecamatan Tambang Kapak Tengah.

Di tiap kelurahan dan desa sudah ada pasar dan gedung serbaguna. Belum lagi pembangunan Taman Prabujaya ,Taman Wonosari dan Taman Burung di Patih Galung. Kini sedang merancang pembangunan Water Park.

November nanti Prabumulih akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi. Hal ini menjadi salah satu indikator hadirnya modal pembangunan Prabumulih yang datang dari Provinsi Sumsel. Terutama pembangunan fasilitas olahraga dan kehadiran ribuan atlit menjadi pendorong geliat perekonomian masyarakat.
Capaian diatas membuat
Guburnur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) yang hadir didampingi istri tercinta Hj Febrita Lustia melontarkan pujian terhadap kota Seinggok-Sepemunyian yang sekaligus juga lumbung suara HD pada Pilgub lalu.
” Prabumulih maju drastis di usianya yang ke-18 tahun. Hal ini tercermin dari inovasi program pemkot yang mengedepankan kepentingan masyarakat .Ingat, pembangunan disebut berhasil jika berhasil menekan angka kemiskinan,” ucap Deru.
Perayaan Hut kota kali tetap sederhana namun mempunyai dimensi berbeda. Diawali dengan Tabhlig Akbar di pendopoan rumah dinas walikota kemarin,(16/10/19 dan dilanjutkan sidang paripurna, nurun bedanya tahun ini masyarakat tidak disuguhi Pawai Karnaval pembangunan yang katanya diundur menjadi menu hiburan pada Porprov nanti.
Setelah itu, pada Minggu (20/10/19) akan digelar lomba burung berkicau memperebutkan piala orang nomor satu Prabumulih.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK MH, Bupati Oku H Kuryana Azis , Ketua DPRD Provinsi Sumsel HJ, RA Anita Noeringhati SH.MH.
Paripurna ditutup doa dan hamparan harapan yang menjadikan kota yang memiliki 6 Kecamatan dan 37 Desa/Kelurahan ini mendarat dengan sempurna.
” Dirgahayu Prabumulih, semoga Prima dan Berkualitas tidak hanya sekedar slogan. Namun jadi kenyataan,’ harap Ketua DPRD kota Prabumulih Sutarno SE.¬† (ADV/Sakrin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed