oleh

KOMISI 2 DPRD PALI AKAN PANGGIL PT. MHP TERKAIT JALAN SIMPANG RAJA – SINAR DEWA

SIMPANG RAJA – Kondisi jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini memprihatinkan akibat perlintasan angkutan kayu milik PT Musi Hutan Persada (MHP) menjadi atensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI untuk memanggil pihak MHP.

Dikatakan Mulyadi STP, ketua Komisi II DPRD PALI bahwa direncanakan pekan depan, Dewan PALI bakal memanggil pihak MHP untuk menjelaskan sejauh mana upaya perusahaan itu dalam memperbaiki jalan yang dilaluinya.

“Jalan itu telah dibangun Pemkab PALI, namun akibat mobilisasi angkutan kayu, jalan itu rusak. Memang ada upaya perbaikan dilakukan MHP, tetapi seharusnya ada koordinasi dengan Pemkab PALI melalui Dinas PU agar kualitas jalan bisa sesuai dengan kapasitas bobot kendaraan yang biasa mengangkut kayu,” ujar Mulyadi, Selasa (5/1/2021).

Tetapi diakui Mulyadi bahwa untuk jangka panjangnya, pihak MHP harus membuat jalan sendiri agar tidak mengganggu aktivitas warga.

“Telah terbukti bahwa meski jalan itu diperbaiki tetapi tidak lama rusak lagi. Untuk itu supaya masyarakat lancar beraktivitas maka MHP mau tidak mau harus membuat jalan sendiri,” tandasnya.

Mulyadi SSTP, Ketua Komisi 2 DPRD PALI

Sementara dari pihak MHP belum bisa memberikan klasifikasi.

Sebelumnya diketahui bahwa salah satu  anggota komisi II DPRD PALI, Saiful Hamid mendesak pihak MHP segera membuat jalan sendiri setelah anggota dewan dari partai Perindo itu turun ke lapangan beberapa hari lalu.

“Jalan ini milik rakyat dan telah dibangun oleh pemerintah PALI. Tapi hancur oleh aktivitas PT MHP. Dan meski diperbaiki oleh perusahaan, tetapi tetap akan hancur lagi pasalnya perbaikan tidak sebanding dengan beban kendaraan dan padatnya aktivitas mobilisasi angkutan kayu. Untuk atasi masalah itu, satu-satunya solusi adalah PT MHP harus membuat jalan sendiri,” tegasnya.****

wartawan :
JAGAD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed